Strategi Pemasaran Produk Scarlet Melalui Brand Ambassador Dengan Pemanfaatan Sosial Media Instagram Dan Tiktok

  • Isma Azis Riu Universitas Negeri Makassar
  • Hikmah Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Lasharan Jaya
Keywords: Strategi Pemasaran, Pemanfaatan Sosial Media, Tiktok, Instagram, Brand Ambassador

Abstract

Produk Scarlett, yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi, juga tersedia dengan harga yang terjangkau, serta memberikan hasil yang dapat dibuktikan melalui review positif dari konsumen. Selain itu, Scarlett terus berinovasi dengan meluncurkan varian produk yang sesuai dengan berbagai kebutuhan kulit. Strategi perluasan penjualan tahun ini berfokus pada memperkuat kehadiran di pasar digital, meningkatkan kolaborasi dengan influencer, dan memperluas distribusi produk ke retaill offline. Adapun metode penelitian adalah kualitatif menggunakan kajian mendalam terhadap sumber-sumber tertulis yang relevan, seperti jurnal, buku, dan laporan, untuk mengumpulkan data, memahami perkembangan ilmu pengetahuan, dan menjadi landasan bagi penelitian selanjutnya.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Scarlet Memanfaatkan peluang dalam pertumbuhan industri, strategi digital berupa penggunaan sosial media berupa tiktok dan Instagram serta inovasi produk yang efektif, penjualan produk Scarlett sepanjang 2024 hingga 2025 mengalami penjualan yang signifikan khususnya Agustus ke Oktober 2024. Pertumbuhan lebih dari Rp1,7 miliar menunjukkan keberhasilan pendekatan pemasaran Scarlett dalam menjaga relevansi di pasar yang dinamis. Hal ini juga menunjukan respons positif terhadap upaya pemasaran inovasi produk yang dilakukan oleh Scarlett.

References

Abeysekara, N., H. Wang, & D.Kuruppuarachchi. 2019. Effect of supply-chain resilience on firm performance and competitive advantage: A study
Baer, jay. 2023. “Summary Of Youtility: Why Smart Marketing Is About Help,. Not Hype.
Brian Dean. 2022. How Many People Use Twiter in 2022? (New Tweeter Staat) https:backlinko.com/twitwr-users
Denis, G.E dan Andrew, N.G. (2010). Resistance to organizational change: linking research and practice.
GoldmanSachs.https://www.goldmansachs.com/insights/pages/womenomics5.0/multimedia/womenomics -5.0-report.pdf.
Handley, Ann. (2014). Everybody Writes: Your Go-To Guide to Creating. Ridiculously Good Content. Canada
Hootsuite (We are Social): Indonesian Digital Report 2021 ... 2023
Hyder, Shama. 2012. The Zen of Social Media Marketing. Texas: BenBella Book ... 2019. Marketing 4.0 –. Bergerak dari Tradisional ke Digital. Jakarta ...
Herman, Jenn. 2014. The Ultimate Beginners Guide to Instagram. Ebook
Kotler, Philip dan Kevin Lane Keller. 2017. Manajemen Pemasaran. Edisi 1.Alih bahasa: Bob sabran, MM. Jakarta :Erlangga.
Peppers, Don and Martha Rogers. 1993. Managing Customer Relationships: A. Strategic Framework. New Jersey
Rose, R., & Pulizzi, J. (2011). Managing Content Marketing: The Real-World. Guide for Creating Passionate Subscribers to Your Brand. Cleveland Ohio
Solis, B., 2007. Defining Social media. Brian Solis [online].
Tomi T. Ahonen • Timo Kasper. 2002 • Sara Melkko. What is segmentation?Segmentation criteriaERP, CRM and segmentationFrom theory to practice: building a segmentation
Vaynerchuk, Gary. 2009. Get Content Get Customers: Turn Prospects into Buyers with Content Marketing. McGraw Hill Professional.
Published
2025-10-27
How to Cite
Isma Azis Riu, & Hikmah. (2025). Strategi Pemasaran Produk Scarlet Melalui Brand Ambassador Dengan Pemanfaatan Sosial Media Instagram Dan Tiktok. Jurnal Ilmiah Neraca : Ekonomi Bisnis, Manajemen, Akuntansi, 8(2), 117-125. https://doi.org/10.56070/jinema.v8i2.231